·
Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi ialah proses
kenaikan output perkapita yang terus menerus dalam jangka panjang. Pertumbuhan
ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan[1].
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan merupakan kondisi utama atau
suatu keharusan bagi kelangsungan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.
Karena jumlah penduduk bertambah setiap tahun yang dengan sendirinya kebutuhan
konsumsi sehari-hari juga bertambah setiap tahun, maka dibutuhkan penambahan
pendapatan setiap tahun.
Pertumbuhan ekonomi bisa bersumber dari
pertumbuhan permintaan agregat (AD) dan pertumbuhan penawaran agregat (AS).
Dari sisi AD, peningkatan AD di dalam ekonomi bisa terjadi karena ON, yang
terdiri atas permintaan masyarakat (konsumen), perusahaan dan pemerintah
meningkat.[2]
Pertumbuhan ekonomi dapat menurunkan
tingkat kemiskinan dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan jumlah
pekerja yang cepat dan merata. Pertumbuhan ekonomi juga harus disertai dengan
program pembangunan social[3]
Faktor Penentu Prospek Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia:
Distribusi Produk Domestik Bruto (PDB)
menurut sector atas dasar harga berlaku menunjukan peranan dan perubahan
struktur ekonomi dari tahun ke tahun dan tig sector utama yaitu sektor
pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan mempunyai peranan sebesar 55,9
persen pada tahun 2006
Pengangguran terbuka per Agustus 2006
mencapai 10,93 juta orang atau 10,28% angkatan kerja. Masalah kepemerintahan
tahun 2007 mafsih tetap masalah kendala penerapan UU dan Presiden berfikir
keras untuk mengatasi hambatan pelaksanaan. Diramalkan sepanjang tahun 2007,
Presiden akan aktif ”campur tangan” mengatasi kemacetan pelaksanaan UU atau
program tertentu, melakukan intervensi simpatik kepada departemen fungsional
dan daerah otonom.
Dapat disimpulkan bahwa kepemerintahan
tahun 2006 juga ditandai oleh senjang konsep kebijakan pemerintah di atas
kertas dengan implementasi lapangan , akan mendorong reformasi birokrasi
sepanjang 2007 dan pembentukan tim independen diluar pemerintah yang akan
melacak apakah suatu kebijakan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta
memberi rekomendasi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Tahun 2007 adalah ”jendela peluang”
bagi pemerintahan untuk berprestasi, namun kemungkin kecil dapat dimanfaatkan
Presiden. Stabilitas keamanan relatif baik sepanjang 2006, harap-harap cemas
dapat berlanjut tahun 2007. Disamping bencana alam, kecelakaan transportasi
udara/laut dan flu burung, terorisme tetap menjadi ancaman serius dan agenda
perburuan Noordin M.Top yang dianggap kepolisian RI setara kaliber dengan
Dr.Azahari akan tetap dilanjutkan Polri.
·
Perubahan
Struktur Ekonomi Indonesia
Struktur perekonomian adalah komposisi
peranan masing-masing sektor dalam perekonomian baik menurut lapangan usaha
maupun pembagian sektoral ke dalam sektor primer, sekunder dan tersier. [4]
Ada beberapa faktor yang menentukan
terjadinya perubahan struktur ekonomi antara lain :
1. Produktivitas tenaga kerja per sektor
secara keseluruhan
2. Adanya modernisasi dalam proses
peningkatan nilai tambah dari bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi.
3. Kreativitas dan penerapan teknologi
yang disertai kemampuan untuk memperluas pasar produk/jasa yang dihasilkannya.
4. Kebijakan pemerintah yang mendorong
pertumbuhan dan pengembangan sektor dan komoditi unggulan
5. Ketersediaan infrastruktur yang
menentukan kelancaran aliran distribusi barang dan jasa serta mendukung proses
produksi.
6. Kegairahan masyarakat untuk
berwirausaha dan melakukan investasi secara terus-menerus
7. Adanya pusat-pusat pertumbuhan baru
yang muncul dalam wilayah daerah
8. Terbukanya perdagangan luar daerah dan
luar negeri melalui ekspor-impor
Referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar