Guo Xiangge mengalami lumpuh otak sejak lahir, maka dari itu ia tidak
mampu menggerakkan sebagian anggota tubuhnya. tapi keterbatasannya itu
tidak membuat gadis asal China ini menyerah untuk menjadi pengusaha.
walaupun aktivitasnya terbatas, tetapi bisnis onlinenya tetap jalan, bahkan berkembang dgn pesat. walaupun Guo hanya dapat menggerakkan hidung dan dagu tapi ia dapat menggunakan komputer. dia akhirnya memakai hidungnya utk mengetik dan dagunya utk menjalankan mouse.
setelah mahir menggunakan laptop, Guo dibelikan kursi roda khusus dan langsung belajar menggunakan internet jadi dia bisa memperluas jaringan pertemanan + bisnisnya.
pada 2014, ia berhasil mendirikan toko online dan menjual apel (paling banyak di produksi di kotanya). pada awal 2015, tokonya berhasil menjual lebih dari 350 kilogram apel. toko online itu dijalankan utk membantu keuangan keluarganya, seprti yg dikatakan oleh CCTV News China.
sekarang Guo Xiangge sudah menjadi inspirasi bagi banyak orang.
“hidup ini seperti ujian. tidak perduli betapa sulitnya, kita harus mencoba yang terbaik dan tidak menyerah begitu saja,” kata Guo.
walaupun aktivitasnya terbatas, tetapi bisnis onlinenya tetap jalan, bahkan berkembang dgn pesat. walaupun Guo hanya dapat menggerakkan hidung dan dagu tapi ia dapat menggunakan komputer. dia akhirnya memakai hidungnya utk mengetik dan dagunya utk menjalankan mouse.
setelah mahir menggunakan laptop, Guo dibelikan kursi roda khusus dan langsung belajar menggunakan internet jadi dia bisa memperluas jaringan pertemanan + bisnisnya.
pada 2014, ia berhasil mendirikan toko online dan menjual apel (paling banyak di produksi di kotanya). pada awal 2015, tokonya berhasil menjual lebih dari 350 kilogram apel. toko online itu dijalankan utk membantu keuangan keluarganya, seprti yg dikatakan oleh CCTV News China.
sekarang Guo Xiangge sudah menjadi inspirasi bagi banyak orang.
“hidup ini seperti ujian. tidak perduli betapa sulitnya, kita harus mencoba yang terbaik dan tidak menyerah begitu saja,” kata Guo.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar