1. Pengertian Manajemen
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Manajemen
adalah (1) orang yg mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai
kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran; (2) orang yg berwenang dan
bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan
pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu.
2. Fungsi manajemen
dan keterkaitannya satu sama lain
4 fungsi utama manajemen yaitu
a. Planning (perencanaan)
b. Organizing (pengorganisasian)
c. Actuating (menerapkan,melaksanakan)
d. Controlling (Pengawasan)
a. Planning (perencanaan)
b. Organizing (pengorganisasian)
c. Actuating (menerapkan,melaksanakan)
d. Controlling (Pengawasan)
Fungsi-fungsi dalam manajemen saling berkaitan satu dengan yang lainnya,sebab salah satu fungsi tidak dapat berdiri sendiri/berfungsi sendiri sendiri tanpa adanya fungsi manajemen lainnya.untuk mencapai tujuan yang ditetapkan/rangkaian aktivitas proses manajemen merupakan sebuah rangkaian yang saling terikat erat satu sama yang lainnya.
3. Tingkatan
manajemen dan ketrampilan yang dibutuhkan
MANAJEMEN
Dilihat dari tingkat organisasi,manajemen dibagi dalam 3 tingkatan yaitu : 1.
Top Management (Manajemen Tingkat Atas) Manajer bertanggungjawab atas pengaruh
yang ditimbulkan dari keputusan-keputusan manajemen keseluruhan dari
organisasi. Misal: Direktur, wakil direktur, direktur utama. Keahlian yang
dimiliki para manajer tingkat puncak adalah konseptual, artinya keahlian untuk
membuat dan merumuskan konsep untuk dilaksanakan oleh tingkatan manajer
dibawahnya 2. Middle Management (Manajemen Tingkat Menengah) Manajemen menengah
harus memiliki keahlian interpersonal/manusiawi, artinya keahlian untuk
berkomunikasi, bekerjasama dan memotivasi orang lain. Manajer bertanggungjawab
melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya suatu tujuan. Misal: manajer
wilayah, kepala divisi, direktur produk. 3. Lower Management (Manajemen Tingkat
Rendah). Manager bertanggung jawab menyelesaikan rencana-rencana yang telah
ditetapkan oleh para manajer yang lebih tinggi. Pada tingkatan ini juga
memiliki keahlian yaitu keahlian teknis, atrinya keahlian yahng mencakup
prosedur, teknik, pengetahuan dan keahlian dalam bidang khusus. Misal: supervisor/pengawas
produksi, mandor.
4. Perbedaan
perencanaan strategis dengan perencanaan taktis
Perencanaan
Strategis adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat
ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis
adalah sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini
untuk mereka bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan..
Perencanaan taktis adalah keterlibatan terus- menerus para manajer dan karyawan inti untuk menghasilkan rencana bagi keseluruhan organisasi maupun unit-unit individual mereka. Tujuannya adalah memastikan bahwa performa organisasional untuk membuahkan hasil jangka pendek konsisten dengan arah
strategis organisasi serta memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia seefektif
mungkin.
Perencanaan taktis adalah keterlibatan terus- menerus para manajer dan karyawan inti untuk menghasilkan rencana bagi keseluruhan organisasi maupun unit-unit individual mereka. Tujuannya adalah memastikan bahwa performa organisasional untuk membuahkan hasil jangka pendek konsisten dengan arah
strategis organisasi serta memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia seefektif
mungkin.
5. Gaya kepemimpinan yang cacat yang dilakukan manajer dalam
memberikan wewenang dan gaya kepemimpinan yang terbaik
Sistem Otoriter-Eksploitatif
Pemimpin tipe ini sangat otoriter, mempunyai kepercayaan yang rendah
terhadap bawahannya, memotivasi bawahan
melalui ancaman atau hukuman. Komunikasi yang dilakukan satu arah ke bawah
(top-down)
Gaya kepemimpinan terbaik
Parsitipatif
Pemimpin berkonsultasi dengan
bawahan untuk mendapatkan masukan dan saran dalam rangka pengambilan
sebuah keputusan.
Berorientasi
Tujuan Pemimpin menetapkan tujuan yang menantang dan
mengharapkan bawahan berusaha untuk mencapai
tujuan tersebut dengan seoptimal mungkin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar